Monthly Archives: October 2015

Warning!!

hi iMeniacs…

Kalau baca judul itu, pasti bingung, warning apaan ya?
Jadi begini, tadi sore, dapet cerita dari Mba Sari kalau di salah satu kampus (sebut saja YAI) terjadi tindak penipuan. Penipuannya ini bermodus bayar – cashback. Jadi, setiap orang yang membayar uang kuliah kepada salah satu oknum ini akan mendapatkan cashback langsung sebesar Rp 500.000.

Maksudnya gimana ya?

Okay, ambil contoh mahasiswa A dengan oknum bernama O. Misalkan si A mempunyai tunggakan pembayaran di kampus sebesar Rp 2.250.000. Kemudian datanglah si O menawarkan cara pembayaran dengan cash back ini kepada si A. Si A yang tergiur pun kemudian mengikuti saran si O dengan menyetorkan uang pembayarannya ke O. Selanjutnya, si O membuatkan semacam bukti validasi kalau uang si A sudah masuk ke rekening kampus, dan kemudian si A mendapatkan uang Rp 500.000.
Setelah beberapa lama, si A ingin mengikuti ujian, namun kartu ujian belum bisa di print dengan keterangan bahwa si A belum melakukan pembayaran. Lho kok? Yup, ternyata, si A mendapatkan validasi palsu dari si O. Validasi ini mirip dengan validasi yang dikeluarkan oleh pihak bank saat melakukan setoran tunai.
Intinya si O mendapatkan untung sebesar Rp 1.750.000, sementara si A, harus mengeluarkan uang lagi untuk membayarkan tagihan kuliahnya.

Nah, dengan adanya kejadian ini, diharapkan kita semua makin berhati-hati lagi, biar penipuan semacam ini tidak terulang kembali. Setuju? ^^

LKM

Index cermi:

Virtual Account
Warning!!

Virtual Account

hi iMeniacs..

Hari ini LKM kebagian untuk menguji cobakan virtual account. Virtual account yang digunakan adalah punyanya bank BCA nih guys. Bagi yang belum tau mengenai virtual account, bisa ngintip disini.
Nah, tahap awal dari uji coba ini adalah pengumpulan data, dan Yessy dipercayakan untuk mengumpulkan data.

Data sementara yang Yessy kumpulkan adalah para mahasiswa yang membayar tagihan selalu menggunakan kartu debit BCA dan kemudian di filter serta di sortir untuk dikirimkan ke bu Tuti selaku PIC dari VA untuk Perguruan Tinggi Raharja yang kemudian akan diolah lagi menjadi data nomor virtual account. Selanjutnya, nomor virtual account ini diberikan kepada mahasiswa yang namanya sudah terdaftar tadi.

Nantinya, mahasiswa yang sudah memiliki virtual account ga perlu lagi antri capek-capek di kasir, karena dengan sendirinya transaksi mahasiswa tersebut tercatat di pembukuan bank.

Sekian dulu cerita VA nya.. Next time, Yessy akan cerita yang lain lagi.. ^^